Nomor Merah menjadi sesuatu yang sangat menakutkan saat ini. Tepatnya di Desa Teluk Pambang Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, yang jauh dari hiruk pikuk kota dan berbatasan langsung dengan Selat Malaka, telah diisukan dengan adanya Telpon Merah yang telah memakan korban secara langsung.
Informasi yang dihimpun melalui telepon genggam tanggal 8 Mei 2008 dari sumber yang terpercaya, telah terjadi korban dari telpon merah (infra red) salah seorang warga Parit Tiga Teluk Pambang satu hari sebelumnya. Yang bersangkutan baru saja kembali dari merawai dan tiba-tiba meninggal dunia dengan kondisi yang sangat mengenaskan. Tim Dokter dan Kepolisian turun ke lapangan tetapi masih belum dapat hasil konfirmasi dari pihak berwenang.
pada hari Jum’at yang lalu, seorang lagi bernama Anuar tinggal di Parit Satu Teluk Pambang, juga mengalami hal yang sama. Tetapi yang bersangkutan tidak menerima langsung hp yang tersebut, berselang 1 jam setelah berbunyi, yang bersangkutan berkeinginan untuk mematikan hp nya. pada saat itu, langsung berada dalam kondisi kurang baik dan hampir pingsan.
Ketika dikonfirmasi masalah ini di rumahnya, Anuar yang juga salah seorang tokoh di RW.05 Teluk Pambang ini sudah dibawa ke RSU Bengkalis. Kepada yang ingin mengetahuinya, dapat mengecek langsung ke RSU Grand Hospital Bengkalis


